Pameran Notebook
Akhir tahun memang menjadi momen bagi para penjual untuk meningkatkan penjualan sebelum tutup buku. Banyak istilah yang digunakan sebagai cara memikat pembeli, diantaranya : Cuci Gudang Akhir Tahun, Diskon Akhir Tahun, Diskon Natal, End Year Sale, dan sebagainya. Memang logis kalau harga barang dipangkas mengingat awal tahun akan datang produk-produk yang lebih baru dan baik. Ketimbang barang yang lama nantinya tidak laku, maka dipangkaslah harganya atau diberi bonus tertentu sehingga laku, dan untunglah si penjual.
Untuk komputer, biasanya diadakan pameran-pameran untuk "menggeber" penjualan. Di Bandung, baru saja diselenggarakan bazar komputer akhir tahun (saya tidak ingat tanggal berapa karena tidak antusias pada pameran di Braga yang sangat biasa). Untuk di Jakarta, yang saya tahu ada dua event yang diselenggarakan, yakni : E_Mall Notebook Sale (6-10 Desember) dan JacFes (Jakarta Computer Festifal, 14-25 Desember). E_Mall Notebook Sale yang berakhir hari ini dilangsungkan di Ratu Plaza sementara JacFes diselenggarakan di Jacc Mal mangga Dua.
Karena kebetulan saya bisa mengutus reporter saya ke Ratu Plaza, saya dapat memberikan laporan event tersebut sebagai berikut :
Pameran notebook ini diadakan di lantai Dasar Ratu Plaza. Mengingat tempatnya yang kecil, maka tidak banyak stand yang ada. Bagi yang sering mengunjungi eMall Ratu Plazza, tentu tak akan asing lagi dengan stand yang ada karena sebenarnya hanya memindahkan barang-barang dari lantai 3 ke lantai dasar. Mengapa saya katakan demikian, karena stand yang ada berasal dari penjual notebook atau komputer di lantai 3. Memang lantai 3 di Ratu Plaza merupakan tempat Authorized Dealer dari berbagai macam laptop di Jakarta seperti Acer, Sony, Toshiba, dll.
Menurut laporan reporter saya, pameran ini tidak istimewa sama sekali. Wajar memang, melihat tempat yang ada dan penyelenggara yang bukan event organizer seperti Dyandra. Untuk harga juga masih biasa, tidak ada pemangkasan harga yang drastis. Memang untuk komputer harga pameran dan bukan pameran tidak berbeda jauh. Untuk notebook, potongan pameran standarnya sampai US$ 100. Itu juga belum tentu benar kalau harganya diturunkan seperti itu. Bisa saja harganya dinaikkan US$ 99 terlebih dahulu baru diturunkan US$ 100, atau ternyata sama dengan harga bukan pameran, penjual yang lebih tahu. Tapi menurut pengalaman saya, memang ada penurunan harga untuk pameran ditambah lagi adanya bonus-bonus yang memang tidak akan didapat di luar pameran. Brosur berikut menuliskan harga hanya berlaku di pameran dan memberi voucher belanja di Carrefour.

Terakhir yang dapat saya laporkan ialah larisnya notebook ASUS dengan prosesor Celeron 1.86 GHz dengan harga Rp. 5.000.000,00.
*Nantikan Laporan JacFes dari saya, jangan sampai kelewatan
o_dobel 